BREBES, BentangNews – Sejumlah wali murid di sejumlah Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Brebes, mengeluhkan adanya bolen dan roti jamuran menjadi menu Makan Bergizi Gratis pada Kamis (26/2). Bahkan, temuan tersebut banyak dibuktikan dengan kiriman foto yang menunjukkan kondisi sejumlah jenis roti tak laik konsumsi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Tegal, adanya temuan bolen dan roti sebagai menu MBG Ramadan ini terjadi di sejumlah sekolah. Yakni, dari Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Brebes. Diketahui, suplai menu MBG tersebut berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gandasuli.
Kekecewaan dan keluhan wali murid, langsung cepat menyebar luas di sejumlah group dan menjadi status platform media sosial. Isinya, memberikan peringatan kepada seluruh wali murid yang mendapat suplai MBG dari Dapur SPPG Gandasuli untuk memeriksa kondisi bolen dan roti. Pasalnya, sejumlah wali murid mengaku mendapatkan jatah bolen dan roti isi selai dalam kondisi jamuran.
“Iya pak, tumben menunya bolen dan roti selai banyak jamurnya. Untungnya, waktu pulang sekolah saya cek dulu kondisi menu MBG-nya. Ternyata, di group dan status wali murid banyak yang mengingatkan kondisinya jamuran,” ungkap seorang wali murid SD negeri di Kelurahan Limbangan Wetan yang enggan disebutkan identitasnya.
Keluhan serupa, dibenarkan wali murid yang anaknya bersekolah di TK swasta dan mendapat suplai dari SPPG Gandasuli. Menurutnya, kondisi rotinya memang berjamur di bagian bawah dan bolennya juga jamuran. Sehingga, ia dan wali murid lainnya langsung mengirim foto ke group medsos sekolah agar mengecek kondisi bolen dan roti sebelum dikonsumsi.
“Karena kondisi bolen dan rotinya jamuran, banyak wali murid yang langsung share group medsos dan bikin status wa. Cek dulu menu MBG bolen dan rotinya, apakah jamuran atau tidak sebelum dimakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 1 Limbangan Wetan Roimah saat dikonfirmasi mengaku belum sempat melihat MBG. Sebab, pada Kamis (26/2) pihaknya izin rapat dan ada 2 wa yang masuk terkait adanya info bolen dan roti yang jamuran.
Dari pihak SPPG Gandasuli, sudah mengirimkan permohonan maaf dan bersedia mengganti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dapur SPPG Gandasuli membenarkan adanya temuan menu bolen dan roti jamuran. Bahkan, Radar Tegal menerima pesan dari WhatsApp atas nama manajemen SPPG. Isinya ‘Kepala SPPG Gandasuli bersama asisten lapangan sudah komunikasi dengan PIC Sekolah kesempatan pertama akan diganti dengan menu yang lebih baik, mohon dibantu mas terimakasih’. (*)




Komentar