BREBES, BentangNews – Pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, tidak hanya dipandang sebagai proyek pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga sebagai momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan. Hal ini diungkapkan oleh Casyani (55), seorang tukang kayu lokal yang telah puluhan tahun mengabdi di desa tersebut, Minggu (01/03/2026).
Casyani mengaku sangat senang dan bersyukur Desa Cikuya menjadi sasaran program TMMD tahun ini. Menurutnya, perhatian TNI yang tidak hanya menyasar pada pembenahan fisik, tetapi juga aspek non-fisik, memberikan harapan baru bagi masa depan warga.
Sebagai warga yang menggantungkan hidup pada keterampilan tangan, Casyani menaruh harapan besar agar program non-fisik TMMD dapat menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi kreatif dan sumber daya manusia.
“Saya sangat senang pembangunan jalan dan fasilitas lainnya dilakukan, tapi saya juga bersyukur karena kegiatan non-fisiknya ikut diperhatikan. Harapan kecil saya, ada program pemberdayaan UMKM atau penyaluran kerja yang nyata bagi pemuda-pemudi di Desa Cikuya ini,” ujar Casyani saat ditemui di bengkel kerjanya.
Lebih lanjut, Casyani mengusulkan agar ke depan terdapat kegiatan berupa pelatihan atau sosialisasi tentang pertukangan dan desain furnitur modern. Menurutnya, potensi kayu di desa akan jauh lebih bernilai jika para pengrajin dan generasi muda dibekali dengan keterampilan desain yang mengikuti perkembangan zaman.
“Kalau anak-anak muda di sini diajarkan desain furnitur yang modern, mereka tidak perlu merantau jauh. Mereka bisa membuka lapangan kerja sendiri di desa dengan memanfaatkan infrastruktur jalan yang sudah dibangun bapak-bapak TNI untuk pengiriman barang,” tambahnya.
Merespons aspirasi tersebut, Dandim 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantono, S.Hub.Int., menegaskan bahwa masukan dari warga seperti Pak Casyani adalah prioritas dalam pembangunan manusia.
“Kami membangun infrastruktur sebagai landasan, namun kemajuan sebenarnya ada pada kualitas SDM-nya. Aspirasi mengenai pelatihan pertukangan dan pemberdayaan UMKM ini sangat selaras dengan visi kami untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi pasca-TMMD,” tegas Letkol Inf Ambariyantono.
Program TMMD Reguler ke-127 ini diharapkan menjadi katalisator bagi munculnya wirausaha baru di Desa Cikuya, seiring dengan semakin baiknya aksesibilitas dan fasilitas pendukung yang dikerjakan oleh para prajurit TNI bersama rakyat.(/Agus Supramono)








Komentar