BREBES, BentangNews – Ramadan menjadi momen yang dinanti umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa sekaligus menikmati hidangan berbuka bersama keluarga. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung mengenai urutan menu buka puasa yang tepat, mulai dari makanan manis hingga hidangan gurih agar tubuh tetap sehat dan nyaman.
Memilih urutan makanan saat berbuka puasa bukan hanya soal kebiasaan, tetapi juga berkaitan dengan kondisi tubuh setelah menahan lapar dan haus seharian. Berikut urutan menu buka puasa yang dianjurkan, dari manis hingga gurih.
1. Awali dengan Air Putih dan Makanan Manis
Setelah berpuasa selama kurang lebih 12 jam, tubuh membutuhkan asupan energi cepat. Oleh karena itu, disarankan untuk memulai buka puasa dengan minum air putih dan makanan manis.
Makanan manis membantu mengembalikan kadar gula darah yang menurun selama puasa. Beberapa pilihan takjil yang populer antara lain:
- Kurma
- Kolak pisang
- Es buah
- Puding
- Kue manis tradisional
Kurma menjadi pilihan terbaik karena mengandung gula alami, serat, dan nutrisi yang mudah diserap tubuh.
2. Konsumsi Makanan Ringan atau Takjil
Setelah mengonsumsi makanan manis, tubuh perlu beradaptasi sebelum menerima makanan berat. Tahap berikutnya adalah menikmati makanan ringan atau takjil.
Contoh makanan ringan yang cocok untuk buka puasa:
- Gorengan secukupnya
- Sup hangat
- Bubur kacang hijau
- Salad buah
- Roti atau camilan ringan
Makanan ringan membantu sistem pencernaan bekerja secara bertahap dan mencegah rasa begah.
3. Beri Jeda Sebelum Makan Berat
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung menyantap makanan berat setelah berbuka. Idealnya, beri jeda sekitar 10–20 menit sebelum makan utama.
Waktu jeda ini biasanya digunakan untuk melaksanakan salat Magrib agar tubuh memiliki waktu untuk memproses makanan awal.
4. Lanjutkan dengan Menu Gurih dan Makanan Berat
Setelah jeda, barulah konsumsi makanan utama yang gurih dan mengenyangkan. Menu berat berfungsi menggantikan energi yang hilang selama puasa.
Pilihan menu gurih yang dianjurkan antara lain:
- Nasi dan lauk pauk
- Sayur berkuah
- Ikan atau ayam
- Tahu dan tempe
- Tumis sayuran
Pastikan menu mengandung karbohidrat, protein, serat, dan vitamin agar kebutuhan nutrisi harian terpenuhi.
5. Akhiri dengan Air Putih yang Cukup
Selain makanan, asupan cairan juga sangat penting. Minum air putih secara bertahap setelah berbuka membantu mencegah dehidrasi dan menjaga metabolisme tubuh.
Disarankan menggunakan pola minum 2–4–2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Manfaat Mengatur Urutan Menu Buka Puasa
Mengikuti urutan menu buka puasa dari manis ke gurih memberikan berbagai manfaat, seperti:
- Menjaga kesehatan pencernaan
- Menghindari lonjakan gula darah drastis
- Mencegah perut kembung dan begah
- Membantu tubuh lebih cepat memulihkan energi
- Menjaga pola makan tetap seimbang
Dengan urutan yang tepat, momen berbuka puasa tidak hanya terasa nikmat, tetapi juga menyehatkan.
Urutan menu buka puasa yang ideal dimulai dari makanan manis, dilanjutkan dengan makanan ringan, lalu menu gurih atau makanan berat. Pola ini membantu tubuh beradaptasi setelah seharian berpuasa sekaligus menjaga kesehatan selama Ramadan.
Mengatur menu buka puasa dengan baik juga dapat menjadikan momen berbuka bersama keluarga lebih nyaman dan penuh berkah. (*)








Komentar