Daerah
Beranda » Berita » BAZNAS Luncurkan Program Bantuan ZMart di Kota Tegal

BAZNAS Luncurkan Program Bantuan ZMart di Kota Tegal

TEGAL, BentangNews – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melaksanakan Grand Launching Program Bantuan ZMart di Pendopo Ki Gede Sebayu, Balai Kota Tegal, Rabu (25/2).

Sebanyak 50 mustahik dari Kota Tegal menerima bantuan tersebut. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada mustahik dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Pemalang. Program ZMart menyasar ibu-ibu pemilik warung kelontong dengan tujuan meningkatkan usaha mereka.

Acara peluncuran dihadiri Wali Kota Tegal, Wakil Wali Kota Tegal, Ketua BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, serta Ketua BAZNAS Kota Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Pemalang. Turut hadir Forkopimda Kota Tegal, Kepala OPD, para mustahik, dan unsur terkait.

Ketua BAZNAS Kota Tegal, KH Harun Abdi Manap, menyampaikan kebanggaannya karena Kota Tegal menjadi lokasi peluncuran program ZMart. Ia berterima kasih kepada BAZNAS RI atas bantuan yang telah disalurkan dan disupervisi langsung oleh tim pusat. Tahun ini, Kota Tegal akan menambah 27 ZMart, dengan harapan setiap kelurahan memiliki lima ZMart. Menurutnya, peminat program ini sangat banyak, namun seleksi dilakukan ketat, salah satunya dengan batas usia maksimal mustahik 45 tahun.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menjelaskan bahwa Kota Tegal, Brebes, dan Pemalang masing-masing mendapat jatah 50 mustahik penerima ZMart. Secara nasional, hingga kini terdapat 4.755 ZMart yang tersebar di 99 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Dedy Yon Jelaskan Tiga Raperda Prioritas di Paripurna DPRD

“Ini merupakan gerakan untuk memerdekakan diri dari kelas mustahik agar kelak meningkat statusnya menjadi muzakki,” ujarnya.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, M.Si, menambahkan bahwa bantuan ZMart bertujuan memeratakan kesejahteraan mustahik. Bantuan usaha dari BAZNAS, seperti gerobak dan modal usaha, bukan untuk saling mematikan, melainkan memperkuat ekonomi masyarakat.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa ZMart adalah program pemberdayaan ekonomi yang mendukung warung kelontong mikro milik mustahik. Bantuan ini difokuskan pada modernisasi warung tradisional melalui modal, renovasi, pelatihan, dan pendampingan usaha.

“Tujuan utama program ini ialah meningkatkan pendapatan pedagang kecil, memperkuat daya saing usaha mikro, serta menjadikan zakat sebagai instrumen produktif yang berkelanjutan,” katanya.

Ketua BAZNAS RI, KH Noor Achmad, menegaskan bahwa ZMart ditujukan untuk membantu ibu-ibu pemilik warung kecil dalam hal permodalan, perlengkapan, dan penataan agar lebih menarik bagi konsumen. Ia menepis anggapan bahwa ZMart akan menjadi pesaing koperasi atau minimarket lain.

Pemkab Brebes Lepas 33 ASN Purna Tugas, Wabup Apresiasi Pengabdian Puluhan Tahun

“Semua harus berjalan bersama, bukan saling mematikan,” tegasnya. BAZNAS juga akan menurunkan tim untuk mendampingi dan memantau pengelolaan warung.

Selain ZMart, BAZNAS RI mendukung rencana pembangunan ZCorner di kawasan City Walk Kota Tegal serta pengembangan ZMart di tingkat RW. Harapannya, program ini dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik dan mendorong transformasi sosial dari penerima zakat menjadi muzakki.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update





Travel






Lifestyle

01

Tips Memilih Sepatu Marathon yang Sesuai untuk Menunjang Kenyamanan dan Performa

02

Makanan Bergizi dari Kacang-Kacangan: Pilihan Camilan Sehat untuk Tubuh

03

10 Kesalahan Umum dalam Fitness yang Harus Dihindari untuk Hasil Maksimal

04

Dinkes Brebes Sosialisasikan ACF Kusta Kepada Masayarakat Cikuya

05

Jaga Kebugaran dan Kesiapan Fisik, Polres Brebes Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Semester II

Latest Post






Infrastruktur





This will close in 0 seconds

×
×