BREBES, BentangNews – Sinergi dunia usaha dan pemerintah kembali diwujudkan melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar kesehatan ibu dan anak. Rumah Sakit Dedy Jaya Brebes bersama Rumah Sakit Harapan Sehat Jatibarang menggelar bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, dan edukasi bagi 200 ibu hamil, dibuka Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma di Hotel Dedy Jaya Brebes, Kamis (30/7/2026).
Bupati Paramitha mengatakan, perhatian terhadap kesehatan anak harus dimulai sejak masa kehamilan. Menurutnya, kualitas generasi mendatang sangat dipengaruhi oleh kondisi ibu sejak trimester pertama hingga proses persalinan.
“Kecerdasan anak-anak bangsa dimulai dari ibu hamil. Jika ingin anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkembang dengan baik, semuanya dimulai sejak kehamilan. Jangan sampai ibu mengabaikan kebutuhan gizi karena itu akan berdampak pada masa depan anak,” ujarnya.
Ia mengingatkan para ibu hamil untuk memanfaatkan kemudahan akses informasi yang tersedia saat ini, misalnya melalui handphone. Menurutnya, ibu-ibu muda tidak boleh malas mencari pengetahuan mengenai kebutuhan nutrisi dan perawatan kehamilan, meski sudah pernah melahirkan sebelumnya.
“Setiap kehamilan berbeda. Karena itu, ibu harus terus belajar, rutin memeriksakan kandungan, menjaga asupan gizi, termasuk kebutuhan kalsium. Kita ingin melahirkan generasi yang sehat, tidak stunting, cerdas, dan siap menghadapi perkembangan zaman,” tegasnya.
Paramitha juga mengapresiasi kepedulian Rumah Sakit Dedy Jaya Brebes dan Rumah Sakit Harapan Sehat Jatibarang yang berkontribusi melalui program CSR. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta terus diperkuat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan gotong royong, kepedulian, dan kehadiran semua pihak. Terima kasih kepada kedua rumah sakit yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Brebes. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak ibu hamil, dari 200 peserta hari ini menjadi 500 bahkan seribu ibu hamil ke depan,” katanya.
Ketua panitia kegiatan, Robi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kedua rumah sakit terhadap upaya peningkatan kesehatan ibu dan pencegahan stunting di Kabupaten Brebes. Sebanyak 200 ibu hamil dari Kecamatan Brebes, Jatibarang, dan Wanasari mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi, serta bantuan melalui program CSR.
“Alhamdulillah, sesuai arahan Ibu Bupati, hari ini kami memberikan CSR kepada 200 ibu hamil. Harapannya seluruh ibu hamil di Brebes sehat sehingga lahir generasi yang berkualitas dan angka stunting dapat terus ditekan,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Suhartini, warga Desa Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes, yang tengah mengandung anak keduanya dengan usia kehamilan sekitar lima bulan, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan membuat dirinya lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.
“Kalau kehamilan kedua ini, apakah kebutuhan gizi dan vitaminnya sama seperti kehamilan pertama, atau ada yang harus lebih diperhatikan supaya bayi lahir sehat dan tidak stunting?” tanyanya kepada tim dokter saat sesi edukasi.
Pertanyaan Suhartini menjadi gambaran antusiasme para peserta yang aktif berkonsultasi mengenai pola makan, pemeriksaan rutin, hingga persiapan persalinan. Melalui kegiatan itu, kedua rumah sakit tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis, tetapi juga membangun kesadaran bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari kesehatan ibu hamil.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Rumah Sakit Dedy Jaya Brebes dan Rumah Sakit Harapan Sehat Jatibarang berharap semakin banyak ibu hamil memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas. Langkah kecil melalui edukasi dan pemeriksaan rutin diyakini akan memberi dampak besar dalam melahirkan generasi Brebes yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Penulis: Bayu Arfi








Komentar