News
Beranda » Berita » Sungai Cisanggarung Meluap, Permukiman di Perbatasan Cirebon–Brebes Terendam

Sungai Cisanggarung Meluap, Permukiman di Perbatasan Cirebon–Brebes Terendam

BREBES – Sungai Cisanggarung di wilayah perbatasan Cirebon, Jawa Barat, dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali meluap pada Kamis (12/2/2026). Meluapnya sungai akibat peningkatan debit air secara signifikan tersebut menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam dan berpotensi memutus akses jalan di wilayah terdampak.

Luapan air dilaporkan terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah hulu sungai di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kondisi ini menyebabkan debit air Sungai Cisanggarung meningkat pesat hingga melampaui batas tanggul.

Sejumlah warga yang tinggal di bantaran sungai, khususnya di wilayah Cirebon Timur, terdampak langsung akibat peristiwa tersebut. Selain itu, beberapa desa di Kabupaten Brebes juga dilaporkan terendam banjir, di antaranya Desa Randusari, Desa Pekauman, Desa Losari Kidul, dan Desa Losari Lor di Kecamatan Losari.

Air Mulai Masuk Permukiman Sejak Dini Hari

Camat Losari Moh. Faizin, S.STP., M.Si. menyampaikan bahwa air mulai masuk ke permukiman warga pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Luapan air terjadi secara cepat seiring meningkatnya debit air sungai akibat kiriman dari wilayah hulu.

“Hingga pagi hari air masih menggenangi permukiman warga. Meski begitu air mulai surut,” ujar Camat Losari, Kabupaten Brebes.

Antusiasme Warga Warnai Pembukaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya

Meski air mulai menunjukkan tanda-tanda surut pada pagi hari, genangan masih terlihat di sejumlah titik permukiman warga. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, terutama warga yang tinggal di wilayah dengan elevasi rendah dan berada dekat bantaran sungai.

Beberapa akses jalan lingkungan dilaporkan sempat terendam sehingga menyulitkan mobilitas warga. Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Curah Hujan Tinggi di Hulu Sungai Jadi Pemicu

Luapan Sungai Cisanggarung diduga kuat dipicu tingginya curah hujan di wilayah hulu, khususnya di Kabupaten Kuningan. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam waktu cukup lama menyebabkan volume air meningkat drastis dan tidak mampu lagi ditampung oleh tanggul sungai.

Kondisi geografis Sungai Cisanggarung yang melintasi wilayah perbatasan provinsi membuat sejumlah daerah di hilir, termasuk wilayah Cirebon Timur dan Kecamatan Losari di Brebes, rentan terdampak ketika terjadi peningkatan debit air secara mendadak.

Warga di sepanjang bantaran sungai mengaku khawatir dengan kondisi tersebut, terutama karena luapan air Sungai Cisanggarung kerap terjadi saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

Sinergi TNI-Rakyat: Personel Yonif 406/CK Perkuat TMMD Reguler ke-127 di Desa Cikuya

Warga Diminta Tetap Waspada

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Cisanggarung untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Warga juga diminta segera mengamankan barang-barang berharga dan memantau perkembangan debit air sungai secara berkala. Aparat setempat terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air kembali.

Selain itu, pemerintah kecamatan bersama perangkat desa setempat juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak banjir yang terjadi.

Ancaman Gangguan Akses Jalan

Selain merendam permukiman, luapan Sungai Cisanggarung juga berpotensi memutus akses jalan penghubung antarwilayah, terutama di kawasan yang berada dekat aliran sungai. Jika debit air kembali meningkat, sejumlah jalur transportasi lokal dikhawatirkan tidak dapat dilalui kendaraan.

Kondisi ini berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat serta distribusi barang dan jasa di wilayah perbatasan Cirebon dan Brebes.

Polres Brebes Gelar Sertijab, Kasat Reskrim Hingga Kapolsek Resmi Berganti

Sungai Cisanggarung Rawan Banjir Saat Musim Hujan

Sungai Cisanggarung merupakan salah satu sungai yang kerap mengalami peningkatan debit air saat musim hujan, terutama ketika curah hujan tinggi terjadi di wilayah hulu. Kondisi tersebut menyebabkan daerah-daerah di sepanjang aliran sungai memiliki risiko banjir yang cukup tinggi.

Peristiwa meluapnya Sungai Cisanggarung kali ini kembali menjadi pengingat pentingnya upaya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi banjir, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan.

Hingga saat ini, aparat setempat masih terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta memastikan situasi tetap terkendali seiring mulai surutnya genangan air di sejumlah wilayah terdampak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update





Travel






Lifestyle

01

Tips Memilih Sepatu Marathon yang Sesuai untuk Menunjang Kenyamanan dan Performa

02

Makanan Bergizi dari Kacang-Kacangan: Pilihan Camilan Sehat untuk Tubuh

03

10 Kesalahan Umum dalam Fitness yang Harus Dihindari untuk Hasil Maksimal

04

Jaga Kebugaran dan Kesiapan Fisik, Polres Brebes Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Semester II

05

Wawalkot Singgung Peran Ayah dalam Cegah Stunting

Latest Post






Infrastruktur





× Advertisement
× Advertisement