BREBES, BentangNews – Ditengah pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, sebuah potret humanis sekaligus memprihatinkan terekam di Dusun cikuya, Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Minggu (15/02/2026). Serka Sagiman, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, dengan sigap membantu sejumlah ibu-ibu yang tengah bersusah payah menimba air di sumur umum desa.
Kondisi sulitnya akses air bersih terungkap saat Serka Sagiman berbincang dengan warga di lokasi. Ibu Nuraini (34), salah satu warga, mengeluhkan bahwa sumur bor di rumahnya hanya menghasilkan air berwarna cokelat yang tidak layak konsumsi.
Hal senada disampaikan oleh Ibu Eti (36). Ia memaparkan bahwa sumur umum tersebut menjadi tumpuan terakhir warga meskipun harus melalui perjuangan berat.
“Beginilah kondisinya pak, kalau kemarau susah air. Mau ambil air bersih harus ke sumur umum ini dan antre panjang. Biasanya suami saya sudah antre dari jam 3 dini hari. Kalau kehabisan, ya terpaksa kami harus beli air bersih,” keluh Ibu Eti kepada Serka Sagiman.
Mendengar keluhan langsung dari masyarakat, Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa TNI tidak akan tinggal diam. Masalah air bersih ini telah masuk dalam agenda prioritas sasaran tambahan pada TMMD Reguler ke-127 tahun ini.
Dandim menjelaskan bahwa salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang akan diimplementasikan adalah “TNI Manunggal Air”.
“Kami memahami kesulitan warga. Melalui program TMMD Reguler ke-127 ini, kami membawa program unggulan Bapak KASAD, yaitu ‘TNI Manunggal Air’. Kami akan membangun sumur bor dan instalasi penampungan air bersih bagi warga yang membutuhkan,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.
Diharapkan dengan hadirnya sumur bor baru nanti, warga Banjarharjo tidak perlu lagi mengantre sejak dini hari atau mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air, sehingga kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.(/Agus Supramono)



Komentar