Beli Motor Bekas Tanpa Risiko! Pelajari Cara Cek BPKB dan STNK Asli

banner 468x60

Jakarta, Bentangnews.com – Dalam beberapa tahun terakhir, tindak kriminalitas berupa pencurian kendaraan bermotor menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Pelaku kejahatan kini tidak hanya mengambil kendaraan tapi juga menyediakan dokumen palsu seperti BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) untuk meyakinkan pembeli bahwa transaksi mereka legal. Berikut ini cara-cara untuk membedakan BPKB dan STNK asli dari yang palsu agar Anda tidak tertipu saat membeli motor bekas.

Cara Cek Keaslian BPKB

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Keaslian BPKB dapat dicek melalui beberapa langkah:

  1. Bahan cover BPKB asli biasanya terbuat dari material yang lebih mengkilap, sementara yang palsu terlihat buram.
  2. Hologram pada halaman pertama BPKB asli akan tetap berwarna abu-abu ketika diterawang, berbanding terbalik dengan BPKB palsu yang warnanya berubah menjadi kekuningan.
  3. Nomor seri di bawah hologram pada halaman pertama merupakan detail penting. Sampaikan nomor ini kepada kepolisian untuk pengecekan, meskipun detail nomor seri ini tidak bisa dipublikasikan secara umum.
  4. Verifikasi identitas pemilik pada BPKB. Pada dokumen palsu, biasanya hanya data kendaraan saja yang diubah.
  5. Pada halaman ke-14 BPKB, lambang Korlantas yang dicetak dengan tinta khusus baru akan terlihat jelas di bawah sinar ultraviolet.
  6. Tekstur kertas pada halaman yang sama juga dapat dijadikan acuan; logo tersebut seharusnya bertekstur agak kasar jika asli, berbeda dengan yang palsu yang umumnya rata.

Cara Cek Keaslian STNK

Sementara itu, untuk mengecek keaslian STNK, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

  1. Teliti data yang tertulis di STNK, pastikan semua sesuai dengan fisik kendaraan mulai dari jenis, merek, warna, kapasitas mesin, hingga nomor polisinya.
  2. Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin yang tertera di STNK dengan yang ada pada kendaraan. Setiap merek kendaraan bisa memiliki lokasi nomor rangka dan mesin yang berbeda.
  3. Jika mengalami kesulitan, jangan ragu untuk membawa STNK dan kendaraan bersangkutan ke Samsat untuk dapat diperiksa lebih lanjut oleh petugas.

Kepedulian dalam memeriksa dokumen merupakan salah satu langkah bijak sebelum membeli motor bekas. Jangan sampai kelalaian mengecek berujung pada kerugian baik secara finansial maupun hukum karena memiliki kendaraan dengan dokumen palsu atau curian. Tindakan preventif ini akan membantu mengurangi angka kejahatan pencurian kendaraan bermotor yang menurut data BPS terus bertambah setiap tahunnya. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *